Mudik Lebaran 1432 H/ 2011 M

Adik perempuan saya pulang kampong ke Lombok, dengan suami dan kedua anaknya. Lombok adalah kota kelahiran suaminya, sedang kedua anaknya lahir di Jakarta. Setelah empat tahun yang lalu, baru tahun ini mereka kembali pulang kampung.

Mahalnya ongkos menjadi alasan utama mereka tidak pulang kampung setiap lebaran, disamping jarang yang jauh tentunya, Jakarta – Lombok.

Mereka menggunakan mobil sendiri, Alhamdulillah, mereka tidak berdesakan seperti ketika menggunakan kendaraan umum, baik itu kereta, bis, kapal terbang , dan kapal laut juga.

Topographic map of Lombok, Indonesia. Created ...

Image via Wikipedia

Perjalan tersebut diperkirakan memakan waktu dua sampai tiga hari, mungkin dengan kemacetan saat ini, H minus 5, keadaan sulit diduga, mudah-mudahan mereka selamat sampai tujuan dalam waktu perjalanan yang cukup jauh ini.

Menurut berita dari Vivanews, Kementerian Pekerjaan Umum sudah mempersiapkan beberapa jalur kendaraan yang dilalui untuk persiapan para pemudik menjelang Lebaran 2011.

“Dari Pantura, kita mulai dari Jakarta ya. Ke arah Cikarang sudah empat lajur masing-masing dua arah, cukuplah kapasitasnya. Setelah Cikarang, sampai Cikampek sudah tiga jalur masing-masing arah sampai masing-masing pintu,” ujar Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak, di sela acara Rapat Koordinasi Pangan Nasional yang diselenggarakan oleh Kadin, di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa 26 Juli 2011.

Lalu Hermanto menambahkan keluar Pintu Tol Cikoko, ada Simpang Cikoko, Simpang Mutiara, dan Simpang Jomen. “Itu sambil menunggu nanti yang dari Cikoko sampai Palimanan tolnya jadi. Nah ini nanti kita bikin satu arah seperti biasa,” kata Hermanto.

Hermanto mengatakan khusus sepeda motor akan dibelokkan di kiri, di jalan nasional Jalan Lingkar Karawang. “Nanti keluar motornya di Ciasem dan ada dua outlet di sana, Ciasem dan sebelum Ciasem,” katanya.

Sementara itu, menurut Hermanto jalur lewat pantura masih ada sedikit yang ditangani dan akan selesai akhir Juli. “Ada beberapa masalah di pasar tumpah. Itu masuk di jembatan Gebang, flyover Gebang sudah selesai tapi flyover yang harus ditinggikan masih dilaksanakan tapi sepuluh hari sebelum Lebaran sudah jadi,” ujar Hermanto.

Lanjut Hermanto, “Masuk ke arah Semarang itu ada beberapa jembatan. Di Brebes ada antrean karena dari 4 lajur jadi 2 lajur sementara. Minggu pertama Agustus bisa selesai jembatan Pemali di samping dua jembatan sudah selesai,” katanya.

“Belok kanan menuju Purwokerto ada Ciregol yang dulu longsor, memang ada usulan dialihkan 6 kilometer tapi yang longsor sudah diperbaiki dan digunakan pada saat Lebaran. Kemudian di timur ada jalan lingkar Ambarawa, kita bangun jalan lingkar Ambarawa kurang lebih 7 kilometer daripada masuk pasar. Kalau dari Bawen menuju Yogya atau Yogya ke Semarang, itu bisa dipakai jalan Ambarawa, tapi itu masih kelas B, masih kerikil, tapi kita padatkan itu bisa dilalui, tidak perlu lewat Pasar Ambarawa.”

Kemudian, Hermanto menambahkan masuk ke Merapi, jembatan yang dulu runtuh akibat lahar dingin sudah jadi dan bisa masuk ke Yogya. “Dari Magelang ke Yogya praktis sudah empat lajur. Jadi Keprekan Magelang sudah selesai dibangun dan waktu Lebaran H-10 sudah bisa kita buka. Itu sudah 4 lajur, dua-dua Magelang sampai Yogya.”

“Kemudian menuju Solo, saya rasa bisa masuk lingkar Solo 3, itu dibangun Pemda dan Pusat ada jalan lingkar 12 kilo, jadi tidak perlu masuk di pusat kota. Sampai Boyolali Solo sudah empat lajur ada sebagian kecil yang belum selesai ke timur lagi ada yang di Kudus.”

Sementara itu, Hermanto menerangkan untuk jalur Jakarta-Kudus sudah disiapkan empat lajur. “Di Kudus ke sana sudah 7 meter tapi kanan kirinya dua meter diperkeras jadi kapasitasnya meningkatlah,” ujar Hermanto.

Hermanto melanjutkan, “Sampai ke Surabaya, saya rasa tidak ada jalan rusaklah. Surabaya ke selatan mungkin lumpur Lapindo saja. Kalau sering sudah seperti biasa, tidak apa-apa, tapi ada alternatif yang lewat Kriyan Mojokerto lewat Japanan tapi juga ada alternatif lewat jalan kabupaten,” katanya.

“Sama di sebelah timur yang dulu runtuh. Menuju Pasuruan sudah bisa. Jadi ini mengalirlah, tiap tahun dibangun lebih banyak jadi lebh baik. Meskipun yang mudik bertambah.”

sumber • VIVAnews

Yup, buat smua saudaraku hati-hati di jalan, utamakan keselamatan.

yang mau download peta mudik bisa disini.!!

 

 

U20C Locomotive Idle at Semarang Tawang Statio...

Image via Wikipedia

Station kereta , berjubel
Baca juga disini..!! Antrian tiket, Calon penumpang kecewa
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: