Pemimpin dalam Islam

“Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas apa yang di pimpinnya, Seorang penguasa adalah pemimpin bagi rakyatnya dan bertanggung jawab atas mereka, seorang istri adalah pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab atasnya. Seorang hamba sahaya adalah penjaga harga tuannya dan dia bertanggung jawab atasnya. (HR Bukhari)

Front of the Quran

Al_Quran Al Karim

Beberapa kriteria kepemimpinan dalam islam :

1. Menggunakan Hukum Allah

Dalam berbagai aspek dan lingkup kepemimpinan, ia senantiasa menggunakan hukum yang telah di tetapkan oleh Allah, hal ini sebagaimana ayat ;

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”. (Qs : 4:59)

Melalui ayat di atas ta’at kepada pemimpin adalah satu hal yang wajib dipenuhi, tetapi dengan catatan, para pemimpin yang di ta’ati, harus menggunakan hukum Allah, hal ini sebagaimana di nyatakan dalam ayat-Nya yang lain :

“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya)”. (Qs: 7 :3)

“..Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir…” (Qs :5:44)

“..Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim…” (Qs: 5 45)

“..Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik..” (Qs: 5 :47)

” Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?”. (Qs : 5 :50)

Dan bagi kaum muslimin Allah telah dengan jelas melarang untuk mengambil pemimpin sebagaimana ayat;

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”. (Qs : 5 : 51)

Dari beberapa ayat diatas, bisa disimpulkan, bahwa pemimpin dalam islam adalah mereka yang senantiasa mengambil dan menempatkan hukum Allah dalam seluruh aspek kepemimpinannya.

melaluiPemimpin dalam Islam.

Iklan

Bagaimana dengan Entrepreneur Islami?

Di Indonesia, kita mengenal Manajemen Qolbu-nya Abdullah Gymnastyar (AA Gym), kemudian Pandu Siwi Sentosa milik HM Bhakty Kasry dan masih banyak lagi. Mereka merupakan beberapa diantara sekian pengusaha yang menerapkan agama dalam bisnisnya.

Sebut saja Manajemen Qolbu atau yang lebih dikenal dengan MQ. Bisnisnya diawali dari dakwah yang dilakukan ditengah keterpurukan ekonomi, moral dan soaial bangsa. Dakwah AA Gym mampu menjadi penyejuk hati ummat dalam setiap dakwahnya. Ia pun menerima permintaan dakwah dari penjuru tanah air. Kemudian setelah melalui proses, ia-pun ingin memberikan sesuatu yang lebih kepada umat. Melalui dakwahnya, ia pun mengajarkan cara berbisnis yang Islami. AA Gym-pun dikenal dengan pelatihan bisnis MQ yang diikuti para pembisnis untuk belajar manajemen Islami.

Sukses dakwah, tidak menyurutkannya untuk berhenti hanya sebagai pendakwah. Sesuatu yang lebih, yakni bisnisnya di bawah naungan Yayasan Pesantren Darut Tauhid pun mengembangkan dengan pesantern modern dan multifungsi. Kemudian mengepakan sayapnya dengan mengembangkan usaha toko, swalayan, warung telekomunikasi, penerbitan buku, tabloid, stasiun radio, pembuatan kaset dan VCD, TV, guest house, air minum kemasan dan lainnya.

Dalam berwirausaha, ia mengutip ayat Hadits Rasulullah SAW, yakni tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. AA Gym juga menyatakan bahwa umat akan berhasil dalam membangun usaha, jika mereka mampu membangun jiwa entrepreneurship dalam diri sendirinya.

Sementara Pandu Siwi Sentosa, yang awalnya bermodalkan patungan diantara koleganya, tahun 1992 Bhakty memulai bisnis jasa kurir dengan label Pandu Siwi Sentosa. Meski sempat jatuh, hal itu tidak membuatnya putus asa. Ia pun harus menjual mas kawin dan mobil milik istrinya. Ia pun menata manajemennya, dan usahanya membuahkan hasil. Tidak hanya itu, setelah berhasil, ia tidak melupakan jasa karyawannya. Bagaimanapun juga mereka ikut andil besar dalam kesuksesan bisnisnya. Untuk itu, ia membuat program menghajikan karyawannya.

Itu dilakukannya karena Bhakty menyadari, bahwa Allah SWT yang memberi kemudahan pada umat-Nya yang berusaha di jalan Allah. Untuk itu ia kembalikan kepada Allah melalui nilai-nilai yang ia tanamkan di perusahaannya, seperti nilai welas asih, atau berderma dan menanamkan nilai-nilai Islami pada karyawannya. Di kantornya, ia menerapkan zona bebas asap rokok bagi karyawannya, dan area berjilbab bagi karyawatinya.

Contoh di atas, hanya sebagian dari sekian ribu pengusaha yang menerapkan hubungan antara bisnis dan religius. Namun sayangnya, besarnya prospek bisnis dengan menjalankan syariat agama masih minim. Padahal, sudah banyak contoh nyata keberhasilan sosok pembisnis yang mengakui keterlibatan nilai-nilai agama.

Kini saatnya untuk membangun bisnis Islami, dengan mengedepankan kejujuran dan keadilan. Sehingga ke depan dapat membangkitkan ekonomi umat yang semakin terpuruk dan mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran yang didominasi umat Islam. Hal itu dapat terjadi, jika para pengusaha muslim menerapkan jiwa sosial untuk membantu sesama dengan memberikan pekerjaan, bukan sekedar modal.

sumber : http://iwangeodrsgurugeografismamuhammadiyah1tasikmalayaislam.yolasite.com

 

Mencegah pikun

Dan (rank)

Image via Wikipedia

10/10/2011 13:27 | Tips Kesehatan
Liputan6.com, Jakarta: Bermain internet, selain menambah ilmu dan wawasan, ternyata juga dapat mencegah dari kepikunan. Dan tentunya ini menjadi kabar baik bagi para blogger atau netter, terutama bagi lanjut usia yang biasanya identik dengan penyakit pikun.Dengan aktif berselancar ria di dunia maya, akan membuat otak Anda terlibat dalam kegiatan yang rumit, sehingga aktivitas jaringan yang ada pada otak Anda akan tetap berfungsi dengan baik. Hal ini bisa dianalogikan dengan membaca sebuah buku, yang bagian otaknya dapat berfungsi sebagai pengendali daya ingat dan kegiatan visual pun akan turut bekerja. Dan otak pengendali keputusan pun dapat bekerja secara maksimal.Bila Anda membaca buku, fokus otak Anda hanya terfokus pada tulisan yang tertera dalam lembar buku tersebut. Namun dengan ber-surfing ria, maka beragam pilihan informasi disajikan dan dapat dipilih dengan mudah. Semua hal dikemas secara menarik yang merangsang otak untuk memilih apa yang diinginkan. Dengan keputusan mengklik pada sesuatu yang menarik, maka otak yang bertugas membuat keputusan dan pertimbangan akan dapat terus diasah.

Dengan adanya beragam aktivitas penggerak jaringan otak, akan dapat mengurangi penciutan kegiatan sel otak dan akan membuat ingatan tetap sehat dan segar. Selain aktif di dunia maya, beberapa aktivitas lainnya pun disinyalir dapat pula membantu otak jauh dari kepikunan.

Permainan yang sifatnya mengasah otak, seperti puzzle, catur, dan musik jadi bagian permainan yang bisa Anda terapkan untuk otak Anda. Namun, yang lebih penting, bantulah kesehatan otak Anda dengan memberikan gizi yang seimbang dan berolahraga yang cukup. Dengan demikian, kesehatan otak masih tetap bugar meski usia telah lanjut.(/dari berbagai sumber)


Batik, peluang usaha

Batik

Membatik

Pakai baju batik setiap jumat kayaknya sudah jadi kewajiban orang kantoran. Mereka memakainya dengan banyak motif, motif modern atau yang klasik. Mungkin ini peraturan pemerintah yang mulai sadar pentingnya akan produksi dalam negeri, atau kapok dari rebutan tentang hak cipta batik dari negara lain. Baca lebih lanjut

Minyak wangi

minyak wangi

minyak wangi

Minyak wangi sebagai penyegar

Tidak nyaman rasanya, ketika kita berkumpul bersama teman badan kita dalam keadaan bau tidak sedap, bisa bau keringat, bau matahari atau bau tidak sedap lainya.

Kalu soal mandi paling rajin, bersi-bersih badan paling teliti, tapi kok masih bau ya…?. penyebab bau badan banyak sekali penyebabnya, tapi bukan ini yang akan kita bahas. Baca lebih lanjut